Manfaat Sistem Informasi
bagi Perusahaan
Manfaat sistem informasi. SI dapat menolong perusahaan
untuk :
1.
Meningkatkan Efisiensi Operasional
Investasi di dalam teknologi sistem informasi dapat
menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional
membuat perusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya low-cost
leadership.
Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem
informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri
tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau
kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain
itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan
pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
2. Memperkenalkan Inovasi Dalam Bisnis
Penggunaan ATM. automated teller machine dalam
perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi.
Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis
melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun.
Penekanan utama dalam sistem informasi strategis
adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara
perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal
ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada
agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan
telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan
segan untuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
3.
Membangun Sumber-Sumber Informasi Strategis
Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk
membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam
keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat
lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem
informasi, dan melatih end users.
Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat
basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan
informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan
aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen
yang efektif dari perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan
informasi berbasis komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang
kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen.
Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya
memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan.
Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong end user manajerial
membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untuk menghadapi
tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang efektif dari sistem
informasi strategis menyajikan end usersmanajerial dengan tantangan manajerial
yang besar.
Manfaat Teknologi
Informasi di Bidang Bisnis
Saat ini teknologi informasi bukan hanya berkembang
dengan pesat, tetapi juga sering mengalami perubahan yang sangat cepat. Hampir setiap
detik selalu ditemukan penemuan baru dengan tujuan untuk memperbaiki atau
menyempurnakan hasil teknologi sebelumnya. manfaat teknologi nformasi pada saat
ini tidak hanya dipergunakan untuk kepentingan organisasi saja, tetapi juga
untuk kebutuhan individu. Bagi organisasi teknologi informasi dapat digunakan
untuk mencapai keunggulan kompetitif, sedangkan untuk kebutuhan individu,
teknologi dipergunakan untuk kepentingan pribadiseperti mencari pekerjaan.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini,
bisa dikatakan teknologi informasi telah memasuki ke segala bidang, salah
satunya dibidang bisnis. Bisnis tanpa adanya memanfaatkan teknologi informasi
tidak akan bisa maju dan terancam bangkrut. Banyak pelaku bisnis yang
memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan bisnis dan
mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang
bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalanya bisnis yang kita
bangun. Berikut beberapa manfaat penting teknologi informasi dalam bidang
bisnis:
1). Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan
semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk
menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis
yang sangat menguntungkan. Contohnya pemanfaatan kemajuan teknologi dan
komunikasi adalah google. Di mana search engine google banyak digunakan untuk
mencari sesuatu di internet dan perusahaan google akan mendapatkan banyak
keuntungan.
2). Mengurangi biaya produksi dan operasional,
kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi
biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar
dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit. dan mengurangi operasional
sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang
produksinya.
3). Mempermudah proses komunikasi dan monitoring
setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan
yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat
dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling
berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal tersebut membuat rapat menjadi lebih
praktis dan juga dapat mengawasi kinerja para karyawan.
4). Akses informasi dan penyebaran informasi,
mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat
dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos. Kita dapat menyebar luaskan
informasi ke seluruh dunia dan dapat berinteraksi langsung melalui komputer.
5). Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di
internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju,
seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen.
Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi.
Jadi peran perkembangan teknologi informasi pada saat
ini tidak bisa dipisahkan dari dunia bisnis, karena perkembangan teknologi
informasi dapat memberikan berbagai keuntungan dan kemudahan dalam menjalankan
aktivitas bisnis. Namun selain memberikan manfaat dalam bidang bisnis,
teknologi infromasi juga dapat disalah gunakan dalam hal yang kurang baik. Oleh
karen itu, untuk pengunaannya harus digunakan secara bijak.
Peran Dan Dampak
Teknologi Di Bidang Pemasaran
1. Peran Teknologi Di Bidang Pemasaran
Teknologi Informasi sebagai tulang punggung manajemen
supply chain, konsep manajemen supply chain tidak dapat dipisahkan dari
perkembangan teknologi informasi (TI). Konsep menajemen supply chain
memperlihatkan adanya proses ketergantungan antara berbagai perusahaan yang
terkait di dalam sebuah system bisnis. Semakin banyak perusahaan yang terlibat
dalam rantai tersebut, akan semakin kompleks strategi pengelolaan yang perlu
dibangun. Dalam konteks bisnis, internet membawa dampak transpormasional yang
menciptakan paradigma baru dalam berbisnis, berupa digital marketing atau
internet marketing (cyber marketing, electronic marketing). Istilah
internetisasi mengacu pada proses sebuah perusahaan terlibat dalam
aktivitas-aktivitas bisnis secara elektronik (e-commerce atau e-bisnis),
khususnya dengan memanfaatkan internet sebagai media, pasar, maupun
infrastruktur penunjang. Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi
informasi masih terus meningkat; hal ini bisa terlihat dengan banyaknya jenis
pekerjaan yang memerlukan kemampuan di bidang teknologi informasi di berbagai
bidang; juga jumlah SDM berkemampuan di bidang teknologi informasi masih
sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.
Dengan teknologi informasi yang terkoneksi dengan jaringan
internet global memberikan peluang dalam pemasaran produk atau jasa, dengan
jaringan internet dan fitur web yang menarik merupakan salah satu alat promosi
yang baik dan lebih murah terutama dalam bisnis jasa. Dalam konsep Good
Governance dimana terdapat kesetaraan peran antara pemerintah, masyarakat dan
swasta, mau tidak mau pemerintahpun harus menguasai dan mengembangkan teknologi
informasi yang populer sekarang dengan sebutan E-Goverment. Pada prinsipnya
peran teknologi dalam pemasaran adalah sebagai alat untuk mempermudah proses,
dibalik itu tetap sumberdaya manusia dan strategi pemasaran memegang kunci
utama.
Teknologi dalam pemasaran punya peran penting untuk
meningkatkan eksistensi sebuah perusahaan atau suatu badan usaha. Pemasaran
pada zaman sekarang ini, jika tidak ditunjang dengan adanya perkembangan
teknologi yang maju tidak mungkin dapat dipasarkan secara maksimal. Peranan
teknologi dalam pemasran yakni menunjang kegiatan-kegiatan yang saling
berhubungan, ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, serta kaitannya
dengan mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa kepada kelompok
pembeli. Sehingga pemasaran barang dan jasa dapat berjalan secara maksimal.
2. Dampak Teknologi Di Bidang Pemasaran
Suatu perkembangan teknologi dapat memiliki peranan
penting dalam kehidupan manusia. Namun, di sisi lain juga memiliki dampak dalam
kehidupan manusia. Terutama kaitannya di bidang pemasaran yang terjadi dalam
proses jual beli di suatu perusahaan atau badan usaha untuk mempromosikan produknya.
Dampak dari teknologi di bidang pemasaran dapat berupa dampak positif atau yang
membawa kemajuan, tetapi juga dapat berupa dampak negatif atau yang membuat
kemunduran.
Salah satu dampak positif dari teknologi dalam
kehidupan manusia, terutama di bidang pemasaran yakni proses penyampaian
informasi secara cepat. Jika zaman dulu, dalam memasarkan produk harus menunggu
beberapa minggu atau beberapa bulan baru tersampaikan. Tetapi, pada zaman
sekarang ini, dengan kemajuan teknologi informasi para penjual maupun pembeli
tidak perlu menunggu lama-lama untuk dapat melihat produk. Karena dapat diakses
melalui sebuah jaringan internet maupun situs – situs terkait.
Dampak positif yang lain dari perkembangan teknologi
adalah proses transaksi yang dapat berlangsung secara cepat. Tidak perlu antri
lama – lama di kmtor pos untuk mengirim maupun mengambil uang. Adanya fasilitas
ATM (Anjungan Tunai Mandiri) adalah salah satu sarana penunjang dalam sebuah
kelancaran pemasaran barang dan jasa. Pengenalan produk barang dan jasa suatu
perusahaan maupun badan usaha melalui media periklanan, baik itu media
elektronik maupun media cetak. Seperti televisi, pemasangan iklan lewat
internet yang saat ini banyak beredar. Dan media cetak seperti koran, majalah,
buletin. Merupakan bukti adanya dampak yang berpengaruh baik atau positif bagi
teknologi yakni dibidang pemasaran. Perkembangan teknologi yang terus
berkembang membuat massyarakat dalam menjalankan kehidupannya menjadi semakin
maju dan tidak gagap teknologi. Artinya dapat mengikuti perubahan zaman yang
terjadi yang ditandai dengan adanya perubahan dan pengembangan teknologi yang
berproses secara bertahap.
Dampak negatif atau dampak yang kurang baik bagi
teknologi dibidang pemasaran salah satunya adalah adanya kesenjangan sosial.
Dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi dan ketidaksamaan pemerataan peranan
teknologi sangat besar, karena perkembangan teknologi berkaitan erat dengan
stratifikasi sosial. Dalam hal ini surplus ekonomi dalam kaitannya dengan
pemasaran dianggap berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Dengan
demikian maka, penetapan teknologi rendah maupun teknologi tinggi sangat
berdampak terhadap kesenjangan sosial.
Dampak negatif yang lainnya adalah dibidang sosial
ekonomi teknologi. Dalam hal ini,
teknologi mungkin memiliki wajah yang revolusioner. Meskipun banyak pendapat
mengenai peran teknologi dalam masyarakat, namun satu hal yang pokok bahwa
teknologi merupakan salah satu faktor yang dapat mengubah tatanan suatu
masyarakat sehingga memiliki wajah yang lain sama sekali. Dikatakan demikian
karena dulu ketika ditemukan teknologi peleburan besicangkul, dan baju,
lahirlah revolusi pertama dalam sejarah manusia, yaitu pertanian. Dan ketika
mesin uap ditemukan dan kemudian menjadi motor penggerak mesin-mesin di pabrik,
lagi-lagi teknologi menjadi salah satu faktor terjadinya revolusi industri.
Namun dari segi-segi tertentu, teknologi telah
membuat perubahan bentuk maupun
kapasitas sehingga menghilangkan ciri
khas personal dalam sebuah produk. Dampak sosial teknologi jauh sekali terasa
bila melalui proses alih teknologi. Penggunaan sebuah teknologi baru (yang
belum tentu sesuai dengan karakter lokal) menuntut penyesuaian struktur sosial
budaya dengan cepat. Akibatnya, masyarakat tersebut akan mengalami suatu kondisi
kritis yang dapat berujung pada sebuah kelompok atau kesatuan baru, mungkin
malah terjadi perselisihan atau perpecahan. Kenyataan menunjukkan bahwa
kepentingan ekonomi dan politik sangat mempengaruhi penerimaan alih teknologi,
termasuk di dalamnya kepentingan ekonomi dan praktek dari negara pengalih
teknologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar